Kemarin sore waktu Indonesia, kabar
mengejutkan datang dari Manchester. Dari klub tersukses di Inggris lebih
tepatnya, Manchester United. Sang pelatih kebanggaan yang telah menjadi “bapak”
di Old Trafford akhirnya memutuskan pensiun di akhir musim ini.
26 tahun sejak 1987 memang perjalanan
panjang dan saya sudah berpikir tentang kemungkinan beliau mundur tapi yang
membuat terkejut adalah kenapa harus secepat ini? Sedih tapi inilah keputusan
yang diambil dan saya sebagai salah satu penggemar Manchester United harus
tetap mendukung dan yakin keputusan pensun ini yang terbaik seperti
keputusan-keputusan beliau di dalam lapangan yang selalu brilian.
Berbicara tentang Sir Alex, saya kehabisan
kata-kata untuk menggambarkan sosok yang satu ini. 26 musim bersama “Setan
Merah” dengan koleksi 13 trofi Liga Primer, 5 Piala FA, 2 Liga Champions, 10
gelar Community Shield dan 4 Piala Liga serta beberapa juara lainnya mungkin
bisa menjadi pengejewantahan betapa luar biasanya Sir Alex. Tak hanya itu,
Fergie juga telah banyak mencetak pemain-pemain sukses seperti generasi emas Class’92 macam Gary dan Phil Neville,
David Beckham, Andy Cole, Dwight Yorke, Ryan Giggs, Paul Scholes lalu berlanjut
pada Wayne Rooney hingga Cristiano Ronaldo. Bahkan mantan anak asuhnya sudah
ada yang mengikuti jejaknya sebagai pelatih, sebut saja Bryan Robson, Mark
Hughes dan Roy Keane.
Selain itu, Sir Alex punya kemampuan lain
yang dipercaya adalah kunci sukses dia melatih MU selama ini yaitu dia mampu
membentuk pemain yang berego besar menjadi pemain yang lebih dewasa dan kalem.
Sir Alex juga selalu tahu bagaimana menghargai perjuangan anak asuhnya seperti
yang pernah saya tulis disini.
Pencapaian-pencapaian dan kecerdasannya
inilah yang membuat pemerintah Inggris menyematkan gelar ‘Sir’ di depan namanya
sebagai bentuk apresiasi kepada pria Skotlandia 71 tahun yang musim depan
direncanakan mengisi pos Direktur Klub.
Pertanyaan yang akan muncul setelah ini
adalah siapa yang akan menggantikan dia sebagai nakhoda tim namun bagi saya itu
tidak penting karena menurut saya pertanyaan yang pantas sebenarnya adalah
siapa yang bisa menggantikannya? Jangankan melebihi, menyamai prestasinya pun
terlihat mustahil walau tidak ada yang mustahil dalam sepakbola.
Akhirnya, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua kejayaan bersama Manchester United, terima kasih atas sumbangsih besar untuk sepakbola dan olahraga dan terima kasih telah membuat saya mencintai klub ini. Engkau hanya satu Fergie, sang LEGENDA!
Akhirnya, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua kejayaan bersama Manchester United, terima kasih atas sumbangsih besar untuk sepakbola dan olahraga dan terima kasih telah membuat saya mencintai klub ini. Engkau hanya satu Fergie, sang LEGENDA!
Thank
you and good bye boss!
*hormat penuh rasa segan*
“Football
is such an extraordinary game and so full of surprises, you just never know”. Sir Alex Ferguson.
“The
decision to retire is one that I have thought a great deal about and one that I
have not taken lightly. It is the right time”. Sir Alex Ferguson.
“Berganti
atau diganti adalah postulat hukum alam karena taka da yang abadi di dunia ini”. DG, 2013.
@Destangreys, 2013


Tidak ada komentar:
Posting Komentar