Rabu, 15 Mei 2013

Hanya Satu Kata : LAWAN!!!

Satu kalimat sakti milik penyair sekaligus pejuang zaman reformasi Wiji Thukul yang sejak 1998 hingga sekarang hilang tanpa jejak di atas menjadi endorse saya untuk tim bulutangkis Indonesia yang hari ini berangkat ke Kuala Lumpur Malaysia untuk mengemban misi berat yaitu mengembalikan Piala Sudirman ke tanah air yang baru pertama kali dijuarai pada edisi pembuka tahun 1989.

Ya, 19-26 Mei 2013, ajang beregu campuran bulutangkis 2 tahunan paling bergengsi Piala Sudirman akan kembali dihelat. Indonesia mengirimkan 19 atlet untuk berjibaku meraih juara dari kejuaraan yang digagas untuk dedikasi pada bapak bulutangkis Indonesia Dick Sudirman ini.

Tugas yang sangat berat memang apalagi Indonesia banyak mengandalkan pemain muda seperti Rian Agung, Angga Pratama, Aprilia Yuswandari, Gebby Ristiyani dan Tiara Rosalia yang dibalut sedikit pemain sarat pengalaman macam Liliyana Natsir, Muhammad Ahsan, Hendra Setiawan dan Greysia Polii dalam tim. Jalan terjal akan ditapaki sejak awal dan perjuangan mati-matian harus dilakoni bahkan hanya untuk memenuhi target PBSI yaitu menjejak semifinal.

Seperti diketahui, Indonesia tergabung di grup neraka bersama India dan China. Bila ingin lolos Indonesia harus memenangkan pertandingan lawan India dan minimal mencuri poin saat bentrok dengan China. Tapi sialnya, di perempat final Indonesia bisa saja kembali bertemu China yang digdaya karena BWF akan melakukan drawing ulang di babak ini.

Yang menjadi unik adalah kenyataan ini ternyata tidak berimbas pada asa publik. Publik malah banyak yang yakin tahun ini Indonesia bakal membuat kejutan dengan memulangkan Piala Sudirman yang sudah 24 tahun tidak menyapa. Keyakinan mereka didasari peningkatan performa atlet-atlet Indonesia sepanjang tahun 2013 dan kembali kuatnya struktur kepengurusan baru PBSI setelah diketuai Bapak Gita Wirjawan. Pak Gita dengan sangat jeli merangkul kembali para mantan pemain untuk membangun kejayaan bulutangkis yang sempat terpuruk, sebut saja Rexy Mainaky, Ricky Subagja dan Susi Susanti. Masuk akal!

Sebagai olahraga prestasi di negeri ini, publik memang selalu punya harapan lebih pada bulutangkis terutama di ajang beregu bergengsi karena sudah lama juga kita tidak menggondol gelar juara, terakhir Piala Thomas di tahun 2002. Nah, inilah yang harusnya jadi motivasi tambahan tim saat bertanding sekaligus mencoba menuntaskan penasaran dan rindu publik tersebut. Semoga!

Jadi, hanya satu kata : LAWAN!!!

Keluarkan kemampuan terbaik, bermain habis-habisan sampai batas tertinggi, dan yakinkan kalian bisa!!!

Selamat berjuang pahlawan!!! Dukungan dan doa kami selalu teriring!!!

#1 Indonesia

“Talent wins games but teamwork wins Sudirman Cup”

“I am HERO in this game”


Tim Sudirman Indonesia. Courtesy : @putrategar2709

@Destangreys, 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar