Jumat, 17 Maret 2017

Sehari Bersama Minions


Beruntungnya saya bisa menemani tur media peraih gelar juara ganda putra All England 2017, Kevin Sanjaya Sukamuljo (Kevin)/Marcus Fernaldi Gideon (Sinyo) hari Rabu pekan lalu. Berlelah dengan penerbangan hampir 15 jam sehari sebelumnya plus penyambutan meriah di bandara Soekarno-Hatta dengan beberapa agenda yang membuat waktu istirahat terpotong, tidak membuat mereka menolak ajakan mengunjungi media yang ingin mengapresiasi perjuangan selama di All England.

Walau dengan muka lelah dan kondisi tubuh yang masih jetlag, Kevin/Sinyo yang dijuluki Minions ini cukup antusias menjalani tur media pertama dalam hidup mereka, mungkin.

Singkat cerita, berangkatlah kami ditemani satu driver. Kami berangkat sekitar pukul 11.30 WIB dari pelatnas PBSI Cipayung menuju studio Kompas TV di bilangan Palmerah. Kevin/Sinyo diminta stand by pukul 12.45 WIB. Iya mepet dan saya mengambil resiko tapi alhamdulillah tepat waktu.

Sepanjang perjalanan, Kevin/Sinyo memang tidak banyak mengobrol bahkan terkesan tanpa interaksi. Saya pun hanya sesekali mengajak ngobrol mereka lalu kebanyakan saya dan driver saja yang bertukar wicara. Mereka tetap diam, sunyi dan dingin.

Setibanya di studio Kompas TV, Kevin/Sinyo langsung jadi serbuan orang. Dari mulai crew hingga narasumber bergantian meminta foto bareng dan mengucapkan selamat. Di dalam hati saya merasa bangga dan senang karena ternyata masih banyak orang yang menghargai prestasi bulutangkis Indonesia, olahraga yang tidak sepopuler sepak bola tapi selalu konsisten memberi kebanggaan pada negeri ini. Cielah.

Kevin/Sinyo baru on cam pada pukul 13.45 WIB di acara Sapa Indonesia Siang dan hanya lima menitan padahal nunggunya sejam. Haha. Dibalik pendiam dan coolnya, Kevin/Sinyo saya akui cukup baik saat menjawab pertanyaan-pertanyaan media baik on air maupun off air. Singkat tapi profesional, tegas dan lugas.

Pukul 14.05 WIB kami meluncur ke media kedua. Metro TV di program Sport Line jadi tujuan kami. Lagi-lagi mepet karena pukul 15.05 WIB mereka sudah harus on cam tapi lagi-lagi juga hari itu kami beruntung, jalanan Jakarta cukup bersahabat. Palmerah-Kedoya hanya memakan waktu tempuh 35 menit.

Kevin/Sinyo masih sempat beristirahat di ruang tunggu yang mewah dan nyaman sambil mengobrol santai dengan mas Boy Noya sebelum banyak kameramen mengambil gambar mereka untuk keperluan stock shot.

Pukul 15.05 WIB mereka pun on air, lumayan lama karena tiga setengah segmen atau sekitar 40 menit. Saat itu saya sama sekali tidak memperhatikan wawancara Kevin/Sinyo karena hati saya sedang berdegup kencang dan nervous mendapati kenyataan kalau presenter yang mewawancarai mereka adalah idola saya sejak lama, Widya Saputra. Seusai acara ketika crew Metro TV sibuk berfoto dengan Kevin/Sinyo, saya malah memberanikan diri meminta foto dengan Widya, hehe. Dan ternyata dia orangnya ramah banget, dia malah minta kontak Whatsapp saya dan berharap terus keep contact. *pingsan ga tuh digituin idola?

Lah malah jadi ngomongin Widya gini, haha. Oke oke kembali ke tema.

Beres dari Metro TV sekitar pukul 15.45 WIB dan Kevin/Sinyo langsung dibajak Media Indonesia. Ini di luar jadwal sebenarnya tapi berhubung jadwal on air berikutnya masih jam 8 malam jadi ya ga ada salahnya saya mengizinkan Media Indonesia yang satu grup dengan Metro TV untuk wawancara mereka juga. Setengah jam berlalu akhirnya selesai dan saya baru ingat kami belum makan siang. *Iya iya saya ga peka sebagai manager roadshow

Kami keluar dari komplek Metro TV pukul 16.30 WIB. Setelah berdiskusi panjang akhirnya diputuskan makan di daerah Petamburan dekat markas PB Djarum. Pukul 17.10 kami tiba dan langsung pesan makan. Dari wajah-wajahnya sudah keliatan pada lapar. Makanlah kami.

Tepat 17.30 WIB kami melanjutkan perjalanan ke studio NET TV di Gatot Subroto. Dari keseluruhan tur, bagian ini yang paling saya suka karena Kevin/Sinyo yang tadinya hanya diam akhirnya keluar juga aslinya. Ya aslinya ternyata dua bro ini ngocol banget, seneng bercanda dan jail abis. Driver kami korbannya sepanjang Petamburan-Gatot Subroto dijailin tanpa berhenti, saya hanya bisa terus tertawa mendengar kelakar-kelakar mereka. 

Sayang saya tidak bisa cerita disini bagaimana jailnya mereka, japri aja deh ya kalau penasaran. 

Dan akhirnya saya menyadari satu hal : "Oh dari tadi kalian diem aja itu laper, abis makan langsung semangat ngobrol, becanda dan jail. Hahaha."

Tiba di studio NET TV kami sempat ngopi dulu karena dua-duanya merasa ngantuk dan waktu on air InI Talkshow yang masih lama. Saya sempat khawatir, mereka yang cool gitu apa bisa tertawa lepas di program Sule cs yang bertema comedy talkshow tapi kekhawatiran saya sirna ketika acara dimulai. Kevin/Sinyo yang hanya mendapat jatah satu segmen terlihat begitu enjoy dan geli melihat tingkah polah Sule dan Andre yang tidak henti menebar jokes.

Saya bersyukur, setidaknya ini penutupan tur media yang baik untuk mereka setelah seharian dihajar jadwal padat. Melepas penat dengan tertawa. 

Lalu di sepanjang perjalanan pulang ke asrama saya akhirnya merenungkan bagaimana hubungan mereka berdua yang sama-sama agak pendiam dan introvert ini tapi bisa jadi pasangan yang menakutkan. Memang Kevin/Sinyo tidak memiliki hubungan bromance bahkan mengaku jarang ngobrol berdua dan punya kehidupan masing-masing.

Tapi kalau ditelaah, mereka seperti punya keterkaitan jauh di sana, di alam bawah sadar. Seperti telepati. Itu tercermin juga dari cara mereka menjawab pertanyaan, apa yang Kevin jawab akan selalu ditambahkan Sinyo tanpa bantahan begitu juga sebaliknya. Dan itu tidak direncanakan.

Layaknya permainan mereka di lapangan yang penuh kejutan, cara mereka memaknai arti dari kemistri di luar lapangan pun tak terduga. Unik, menarik dan tak biasa.

@Destangreys, 2017