Setelah lama terbengkalai
akhirnya sekarang bisa diteruskan cerita #NgIstora-nya. Bagian ini akan
mengupas hari kedua sampai terakhir saya membolang disana. :D
Hari kedua pagi,
mata masih beler karna kurang tidur tapi semangat membara berangkat ke Senayan.
Kak #Greys dan Nitya maen jam 11 di jadwal hari itu. Lawannya saudara sendiri
Gebby/Tiara. Baru aja menginjak pelataran udah ada yang manggil. Kakaknya kak
#Greys ternyata, wah..pucuk dicinta ulam pun tiba nie. Hehe. Main di court 3
yang tak terjangkau kelas VIP membuat saya memutuskan untuk menonton di kelas 2
bareng kakak dan maminya kak #Greys. Ngobrol banyak sambil nunggu match yang
molor ampe sejam adalah hal yang menyenangkan apalagi kakak dan mami kak #Greys
sangat welcome dan antusias
cerita-cerita tentang adik dan putri kebanggaannya itu termasuk pilihan kak
#Greys untuk kembali membiasakan menggunakan rok hingga gaya serve tanpa
melihat yang kebanyakan harus diulang karna lawan belum siap.
Oia..sempet
ketemu Anggia Shitta Awanda juga, ngasih kado secara doi baru ultah bulan Mei.
Anggi ini rising star ganda putri
Indonesia menurut saya, sempat dipasangkan bersama kak #Greys yang notabene
sahabat sekaligus kakak angkat di awal tahun, Anggi melejit saat disandingkan
bersama Ririn Amelia awal bulan Mei 2013. Menjadi finalis di Maldives IC 2013
lalu hampir menumbangkan unggulan dua dunia Misaki/Ayaka di babak pertama
Indonesia Open merupakan prestasi cukup baik.
Di match Greys/Nitya vs Gebby/Tiara sendiri
berlangsung cukup seru, bahkan saya sempat tegang karna Greys/Nitya selalu
tertinggal di awal-awal set, beruntung
tekanan itu mampu dibalikkan dan akhirnya menang straight set. Nah..buat temen-temen yang nonton langsung terus
denger ada yang teriak-teriak heboh dukung Greys/Nitya bisa dipastikan itu
suara kita. :D :D
Greys/Nitya goes
to Quarter Final menantang Shu Cheng/Bao
Yixin, another great battle, another fight match in Istora. Dan saya excited
menanti partai itu. Saking excitednya saya sampai membiarkan tangan dan kepala
saya digambar padahal di edisi-edisi sebelumnya saya tidak tertarik untuk Face Painting, aneh juga.
Lagi ngantri Face Painting gratis yang disediakan panitia eh tiba-tiba ada kakak SPG Djarum yang menawarkan untuk menggambar muka saya. Setelah diyakinkan akhirnya saya dan dia sepakat untuk melakukan, melakukan Face Painting maksudnya. Hehe. Dan hasilnya tidak mengecewakan walau sempat ditinggal 15 menit karna kakak SPG itu harus melayani pembeli di stand yang dia jaga tapi demi kakak yang cantik, seksi dan baik itu saya rela menunggu lama. #eeaaa
Saya percaya apapun yang terjadi di dunia ini bukan hanya sebuah kebetulan, pasti ada maksud atau hikmahnya. Everything happens for a reason kata kak @andraziggie. (baca
disini tentang siapa kak Andra). Dan ternyata memang kejadian saya dilukis oleh kakak SPG itu bukan cuma kebetulan belaka karna setelahnya ada cerita yang mengiringinya. :)
Cerita mulai
keesokan harinya saat Semi Final, saya datang agak sore lalu bertemu sahabat
yang notabene adalah admin @beeldotcom sekaligus partner di @Greysians. Minta
PJ (Pajak Jadian) katanya karna dia tahu saya baru punya pacar (lagi). Lagi
puter-puter pelataran Istora nyari makan eh ketemu lagi sama kakak SPG yang
ngegambar muka saya dan dia menyapa dan langsung diajak untuk kembali Face Painting, saya hanya tersenyum
sambil berlalu. Sahabat saya yang memang sudah karatan menjomblo merespon
dengan pertanyaan kepo pada saya. Siapa dia, kenal dimana dan bla bla bla. Setelah
dijelaskan dia angguk-angguk dan melontarkan pernyataan yang membuat saya ingin
berteriak “Moduuusssss” :P. Dia mengajak saya untuk mewawancara kakak SPG itu
untuk bahan berita feature dia, ketahuan banget naksirnya kan? Hahahaha.

Sebagai sahabat
yang baik saya tidak mungkin mengecewakan dia dan akhirnya saya mengiyakan.
Keinginan interview itu rupanya direspon kakak SPG dengan baik, mau tanpa basa-basi. Singkatnya, sahabat saya
mewawancara kakak SPG yang ternyata bernama Marsya itu. Usai wawancara, sahabat
saya “mengorbankan” saya agar modusnya tidak terendus dengan menyuruh saya foto
bareng dengan Marsya. Hehehe kalau yang ini emang maunya saya. :D :D
Saya pikir
sahabat saya ini tidak benar-benar niat kenal Marsya tapi saya salah, sahabat
saya kesengsem beneran dan pontang-panting, kerja keras mencari tahu keberadaan
dia dan alamat jejaring sosial untuk media pedekate dan perjuangan itu terbayar
sebulan setelahnya atau tepatnya 2 hari yang lalu dia baru saja
mendapatkan contact Marsya.
Congratulation bro! :P
Back to Quarter Final, Greys/Nitya kalah di
babak ini. Dukungan total saya dan ribuan supporter Istora tidak bisa
membendung pasangan China yang akhirnya keluar sebagai juara ganda putri
lagipula permainan Greys/Nitya saat itu tidak segarang dua pertandingan awal tapi
apapun hasilnya saya selalu bangga pada dara Manado dan semua atlet yang rela
berkorban untuk Indonesia.
#GreatMemories #Priceless #RESPECT
@Destangreys, 2013