Senin, 20 Mei 2013

Asa Itu Terbit Lagi

Greys/Nitya. Courtesy : badmintonindonesia.org
Gagal bersinar dengan Anggia Shitta, akhirnya Greysia Polii kembali diduetkan bersama Nitya Krishinda Maheswari yang notabene adalah pasangannya medio tahun 2008-2009.

Tugas berat langsung dipikul mereka berdua karena langsung dipercaya mengisi slot ganda putri Indonesia untuk Piala Sudirman 2013 bahkan ditunjuk sebagai ganda pertama menggeser Gebby/Tiara yang merupakan pasangan lama dan tetap padahal Greys/Nitya belum pernah bermain di kompetisi internasional. Namun performa oke mereka saat simulasi dan final Kejurnas 2012 lalu membuat tim pelatih berani memilih mereka.

Tantangan itu akhirnya dibayar dengan sangat baik oleh Greys/Nitya hari ini, mereka berhasil memetik poin penting yang memastikan kemenangan Indonesia atas India sekaligus membawa Merah-Putih menapaki babak perempat final.

Turun di partai keempat setelah Ryan/Angga dan Lindaweni yang menang lalu Hayom yang harus menyerah sehingga kedudukan menjadi 2-1, Greys/Nitya dituntut untuk menang untuk mengunci poin. Bukan hal yang mudah pastinya mengingat lawannya adalah Ashwini Ponnapa/Pradnya Gadre, pasangan yang mempunyai pukulan keras dan daya serang mematikan.

Namun berkat penampilan yang maksimal dari Greys/Nitya serta mental luar biasa dalam bertanding membuat pasangan India gagal menampilkan permainan terbaik yang akhirnya banyak melakukan kesalahan sendiri. Greys/Nitya menang tipis namun manis nan dramatis 21-19 22-20. 3-1 indonesia unggul yang akhirnya disempurnakan Owi/Butet menjadi  4-1 di laga pamungkas.

Secara keseluruhan saya puas dengan penampilan mereka berdua belum terlalu padu memang tapi sudah nge-blend. Itu terbukti dengan beberapa kali mereka dengan cair melakukan rotasi yang membuat kerepotan lawan. Selain itu, Greys dengan penempatan bola yang ajaib dan defense tangguh dikombinasikan dengan Nitya yang punya smash keras dan kengototan yang kentara membuat pasangan ini tampil gahar, mengejutkan dibanding ekspektasi saya.

Greys/Nitya beradaptasi cepat di level atas dengan semangat anak muda jadi sekarang saatnya me-reduce kesalahan-kesalahan tidak perlu, meningkatkan komunikasi di lapangan dan mematangkan ketenangan seraya terus mengasah skill yang dimiliki.

Prestasi? Masih terlalu muluk-muluk lah tapi setidaknya sekarang saya berani berharap pada mereka. Semoga!

@Destangreys 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar