Setiap orang pasti pernah mengalami
kegagalan dan itu akan berpengaruh pada performa hidup kita selanjutnya bahkan
ketika kita sudah bersiap untuk hal terburuk itu. Saya merasakannya. 2 minggu
lalu, saya sudah siap gagal ketika mengerjakan suatu hal lalu, saya melakukan
yang terbaik tapi feeling saya
mengatakan saya akan gagal dan karena itu saya mencoba mempersiapkan agar tidak
down.
Hasilnya? Saya gagal tapi saya juga gagal
tetap tegak, saya down, ritme hidup
jadi berantakan dan mood terjun bebas
ke jurang kehampaan. Ehm..aneh juga, saya tetap mengalami kekacauan ini padahal
sudah mengantisipasinya. Entah karena “persiapan” saya hanya sebuah refleksi
dari sikap realistis, entah karena memang saya tidak terbiasa dengan kegagalan.
Entahlah!
Tapi ternyata memang tidak ada kegagalan
yang tidak mempengaruhi kondisi manusia, ketika dia datang setegar apapun kita
keliatannya, jauh di sana di lubuk hati terdalam kekecewaan besar pasti
menderit menjerit tangis dan koyak limbung tak beraturan. Kegagalan bagai anak panah
beracun yang ditancapkan ke dada, sesak dan sakit lalu menghancurkan.
Satu-satunya hal yang bisa terselamatkan
dari sebuah kegagalan adalah semangat, semangat untuk bangkit dari
keterpurukan. Kegagalan boleh saja merenggut semua mimpi-mimpi dan kesempatan
di hidupmu namun jangan pernah membiarkan ia merampas lalu mematikan
semangatmu. Semangat untuk kembali, semangat untuk mencoba lagi, semangat untuk
mengobarkan api-api optimis dan semangat untuk mengejar mimpi-mimpi juga
kesempatan lain.
Karena layaknya percaya, semangat juga
adalah kekuatan ampuh untuk meraih gemerlap sukses setelah bermandikan tinta
hitam kegagalan.
@Destangreys, 2013
@Destangreys, 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar