Senin, 04 Maret 2013

Asa Tommy…


Walau kalah di partai pamungkas tetapi menjadi satu-satunya wakil Indonesia di semifinal dan final Jerman Open Grand Prix Gold 2013 merupakan prestasi tersendiri bagi Tommy Sugiarto. Selain itu, hasil ini tentunya penting jelang turun di turnamen bergengsi All England 05-10 Maret 2013. 

Setelah selalu kalah di babak awal pada 2 turnamen pembuka di Korea dan Malaysia Januari lalu, Tommy mulai kembali menemukan ritme permainan terbaiknya. Menempati unggulan 8, Tommy memulai turnamen dengan mengalahkan pemain asal Republik Ceko Jan Frochlich 21-12 21-15. Setelah itu berurutan menggasak Goh Soon Guat asal Malaysia di babak kedua lalu Ajay Jayaram wakil India di babak ketiga, keduanya dikandaskan Tommy dengan straight set masing-masing 21-19 21-7 dan 21-16 21-13. Tren apik putra Icuk Sugiarto ini berlanjut di perempat final, Rajiv Ouseph yang menjadi andalan Inggris ditekuknya 21-15 21-10. Masuk semifinal giliran tunggal Thailand Boonsak Ponsana yang menjadi korban impresifnya penampilan Tommy, juga dengan 2 set 21-19 21-12.

Sayangnya kegemilangan pemain berperingkat 24 BWF ini gagal disempurnakan menjadi gelar juara setelah di partai final harus takluk dari Chen Long yang hadir sebagai unggulan pertama 17-21 11-21. Perbedaan kualitas memang terlihat antara Tommy dengan pemain China ini sehingga membuat Tommy sangat sulit mengembangkan permainan walau di awal-awal set pertama dapat mengimbangi permainan bervariasi Chen Long.

Pencapaian di turnamen yang digelar di kota Mulheim pada 26 Februari – 03 Maret 2013 ini tidak bisa dibilang buruk bahkan sebenarnya bekal yang bagus karena Tommy menjadi harapan utama tunggal putra Indonesia untuk mampu bersaing mengingat akan segera pensiunnya Taufik Hidayat ditambah rentannya kondisi Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso serta performa yang tidak kunjung membaik dari Dionysius Hayom Rumbaka.

Bukan hal yang mudah memang, perlu usaha ekstra dan kerja keras yang tak kenal lelah. Tetapi berkaca ke tahun lalu, rasa-rasanya Tommy akan bisa mempertahankan stabiliitas dan konsistensi permainannya apalagi sekarang dia sudah kembali menghuni pelatnas Cipayung bersama pelatih-pelatih dan pengurus-pengurus hebat yang siap bekerjasama mewujudkan harapan publik akan prestasi. Good luck Tom!  

@Destangreys, 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar