Senin, 22 April 2013

The Baby Alien…

Kemarin, banyak sekali berita mengejutkan dari dunia olahraga. Dari mulai pemukulan wasit oleh pemain Persiwa di laga melawan PBR dalam lanjutan Indonesia Super League, revansnya Satria Muda dari Garuda Bandung di seri NBL Surabaya, kesalahan strategi Ferrari sehingga 2 pembalapnya gagal podium di GP Bahrain, berjayanya Djokovic atas Nadal di Monte Carlo, tumbangnya City oleh Spurs yang membuat United hanya butuh satu kemenangan untuk merengkuh gelar ke-20 Liga Inggris hingga cerita Suarez yang menjadi sosok pahlawan kontorversial di laga Liverpool kontra Chelsea yang berakhir imbang 2-2.

Tapi dari semua itu, satu hal dari MotoGP sangat mengusik perasaan saya. Ya, MotoGP seri Austin, Texas, Amerika Serikat dini hari tadi menjadi saksi sejarah baru lahirnya juara termuda kelas MotoGP sepanjang sejarah perhelatan ajang balap motor paling bergengsi di planet biru. Marc Marquez, rider Repsol Honda yang baru musim ini naik kelas menorehkan tinta emas setelah finis terdepan di seri kedua pada usia 20 tahun 63 hari, memecahkan rekor Freddie Spencer (20 tahun 196 hari) saat menang di GP Belgia tahun 1982.

Performa rider kebangsaan Spanyol ini memang menakjubkan sejak masih di Moto2 musim lalu lewat raihan gelar juara dunia sebelum akhirnya memutuskan naik kelas. Bersaing ketat dengan Pol Espargaro hingga penghujung musim, Marquez berhasil menunjukkan dialah yang terbaik. Sepanjang musim itu, seri Valencia adalah yang paling fenomenal dimana Marquez harus memulai lomba dari posisi paling bontot akibat hukuman yang diterimanya menyusul manuver berbahaya di sesi latihan bebas tapi tak dinyana The Baby Alien (julukan Marquez, red) mampu finis terdepan, melibas 30 pembalap di depannya. Luar biasa!

Naik ke kelas tertinggi tak membuat Marquez gugup dan minder, dia langsung tebar pesona di seri pertama Qatar 2 minggu lalu, podium 3 sukses diraih Marquez melewati rekan setim Dani Pedrosa yang harus puas di posisi 4. Sebenarnya Marquez bisa saja meraih podium kedua andai mampu memenangi duel sengit kontra Valentino Rossi.

Kejutan pria kelahiran 17 Februari 1993 berlanjut di sirkuit Austin dan ini yang paling mencengangkan, Marquez sukses merebut pole position dan menyempurnakannya menjadi juara setelah kembali mempecundangi rekan setim Dani Pedrosa dengan gap waktu hingga 1 second lebih padahal Pedrosa  sempat mengkudeta posisi pertama selama beberapa lap.
 
Puja-puji sontak menghampiri Marquez dan publik mulai mensejajarkan dia dengan legenda hidup sekaligus idolanya Valentino Rossi bahkan ada yang bilang Marquez lebih baik dari The Doctor. Semua itu jelas masih butuh proses dan waktu untuk membuktikan, jalan masih panjang karna karir Marquez baru dimulai di kasta tertinggi namun asal tetap bekerja keras dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada, bakat besar Marquez akan semakin berkembang dan menjadi the next Valentino Rossi bukanlah suatu yang mustahil.

Fantastic The Baby Alien…!!!

@Destangreys, 2013 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar