Setelah sekian lama akhirnya
dia buka suara di media tentang kejadian itu. Kejadian yang sebetulnya
menghancurkan karir dan reputasi dia. Uniknya dia bicara bukan untuk
media lokal melainkan media asing. Mungkin ditodong dan memang sedang di
luar negeri pula jadi mau tidak mau mengiyakan, saya juga tidak tahu.
Hehe.
Yang
saya tahu dan seingat saya, sejauh ini dia memang lebih memilih bungkam
dan mengelak membicarakan hal itu terutama pada media. Baru hari ini
dia berani mengungkapkan pendapat dan apa yang sebenarnya terjadi saat
itu, tidak blak-blakan tapi cukup gamblang dan jelas dia sudah
mengantisipasi pertanyaan-pertanyaan dengan jawaban-jawaban lugas nan meyakinkan yang barangkali sudah lama ia persiapkan.
Tidak
mudah untuk membuka luka lama yang sangat pahit, sulit mengingat
kejadian-kejadian yang amat memalukan dunia tapi dia mampu melewatinya.
Saya kagum akan mental hebatnya ini.
Namun saya menyayangkan sebagian isi
dari hasil tulisan wawancaranya, si media terkesan negatif dan
provokatif apalagi sampai mengaitkan pencapaian dia sekarang dengan
kejadian itu. Kesal tapi ya sudahlah karna mungkin sekarang orang yang
sudah salah akan tetap dianggap salah. Entahlah!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar