51 pertandingan hanya meraup 27 kemenangan, 9 kekalahan dan sisanya imbang, terpuruk di posisi 7 klasemen EPL, gagal berlaga di Liga Champions musim depan setelah tak pernah absen sejak 1995 dan serentetan hasil buruk lainnya membuat manajemen Manchester United akhirnya menyerah, mereka secara resmi memberhentikan David Moyes sebagai manajer klub hari ini.
Ya, pria Skotlandia yang digadang-gadang mampu meneruskan kejayaan MU usai era Sir Alex Ferguson ini memang dianggap gagal memenuhi ekspektasi besar klub dan para fans, dia harus menelan pil pahit bahkan saat musim pertamanya belum usai dari kontrak 6 tahun yang ditandatanganinya.
Sejak awal musim, pelatih berjuluk The Choosen One ini memang diragukan bisa membawa Setan Merah tetap berjaya. Tengok saja hasil pra musim yang tidak meyakinkan dan itu berlanjut di 4 kompetisi resmi yang diikuti dimana MU begitu labil permainannya sehingga terasa sangat sulit untuk meraih kemenangan bahkan dari klub-klub semenjana. Old Trafford pun yang di masa SAF dikenal sebagai stadion yang angker ternyata kehilangan magis di tangan Moyes, tercatat 6 kali MU kalah di kandang. Selain itu Moyes juga hanya membawa 1 kemenangan dari total 8 laga melawan tim big five EPL musim ini yaitu saat menundukkan Arsenal 1-0 di kandang.
Namun walau begitu, sebenarnya Moyes bukan tanpa prestasi menukangi klub tersukses di Inggris Raya ini. Moyes sempat mempersembahkan 1 gelar Community Shield di awal musim, memberikan tiket perempat final Liga Champions dan dia juga hadir sebagai salah satu aktor mendaratnya playmaker handal asal Spanyol Juan Mata dari Chelsea ke Theatre Of Dreams. Dan yang paling fenomenal mungkin adalah saat Moyes mengenalkan pada dunia pemain berbakat yang siap menjadi idola asal Belgia, Adnan Januzaj.
Jadi, sejatinya Moyes adalah manajer yang bagus dan punya kapabilitas menarik hanya mungkin dia belum mampu menangani tim sekelas Manchester United, belum mampu mentransformasi strategi yang pas di dalam maupun luar lapangan dan mungkin apa yang saya sampaikan di akun Twitter beberapa bulan lalu ada benarnya bahwa Moyes belum cukup berwibawa untuk mengasuh pemain-pemain MU dibanding SAF yang sudah seperti ayah, Moyes masih sungkan memaki pemain-pemain MU bila bermain buruk dibanding SAF dengan hair dryer-nya sehingga berimbas pada tidak ada motivasi membakar dalam permainan? Entahlah!
Well, selamat melanjutkan karir David Moyes, terima kasih untuk semua perjuangan dan kerja keras. Suatu hari kamu mungkin akan kembali di saat sudah benar-benar matang dan siap untuk memberi gelar melanjutkan tradisi kejayaan Manchester United. Who knows?
#ByeDavidMoyes
@Destangreys, 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar