List daftar pemain kejuaraan All England 2015 sudah dirilis BWF dan kejutan ada di skuat Indonesia dimana pasangan spesialis ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari turun juga di nomor ganda campuran, Greys diplot bersama Kevin Sanjaya sementara Nitya bersama Gideon Markus Fernaldi.
Bagi Greys ini adalah kali ketiga dia bermain dengan Kevin setelah tahun lalu di medio Juni dan Juli mereka pernah berpasangan tepatnya di Indonesia Super Series Premiere 2014 dan Taipei Grand Prix Gold 2014 dengan hasil lumayan baik bahkan sempat menumbangkan ganda campuran nomor 1 dunia asal Tiongkok Zhang Nan/Zhao Yunlei di Istora. Memang bermain di ganda campuran bukan hal baru bagi Greys, dia sempat berpasangan dengan Flandy Limpele, Muhammad Rijal dan Tontowi Ahmad di nomor ini sebelum fokus ke ganda putri awal tahun 2011. Berbeda dengan pasangannya, Nitya selama di pelatnas tidak pernah mencicipi bermain di ganda campuran, baru tahun inilah dia dipercaya untuk bersanding bersama penghuni baru bermuka lama, Gideon Markus Fernaldi. Yap, Gideon yang memutuskan keluar pelatnas pada 2013 akhirnya kembali dipanggil tahun ini seiring prestasinya yang melonjak bersama Markis Kido beberapa waktu ke belakang.
Keputusan Rexy cs dalam hal ini sudah barang tentu bukan keputusan yang coba-coba, ada dua hal setidaknya yang bisa jadi alasan.
Pertama adalah masalah pematangan mental dan kemampuan. Kevin/Gideon yang diplot bermain bersama di ganda putra memang butuh banyak bimbingan dari seniornya untuk mendongkrak kepercayaan diri, mengasah mental dan berlari agar mampu berbicara banyak di turnamen internasional. Bisa saja memang memecah mereka dulu lalu memasangkan dengan para senior tapi sayangnya saat ini stok ganda putra pelatnas hanya menyisakan Ahsan/Hendra yang ada di tingkat level permainan terbaik usai dipecahnya Angga/Rian sehingga memasangkan Kevin dan Gideon dengan salah satu dari Ahsan atau Hendra menjadi mustahil karna Ahsan/Hendra juga harus mengejar poin demi tampil di Olimpiade 2016 Rio De Janeiro.
Jadi memaksa Kevin/Gideon bermain rangkap adalah keputusan paling baik untuk sekarang apalagi di ganda campuran mereka dipasangkan dengan senior yang punya mental bertanding sangat baik dan segudang pengalaman internasional yang diharapkan mampu memberikan pengaruh positif pada perkembangan ganda putra masa depan Indonesia ini.
Selain itu, pemasangan Greys/Kevin dan Nitya/Gideon disinyalir adalah pencarian variasi baru menatap Piala Sudirman Mei mendatang di Dongguan, China. Indonesia memang memiliki stok ganda campuran yang melimpah dari mulai Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Praveen Jordan/Debby Susanto, Riky Widianto/Richie Dilli Puspita hingga Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaya namun bila 2 pasangan baru di atas mampu tampil bagus dan mengejutkan bukan tidak mungkin tim pelatih akan menyiapkan mereka untuk strategi khusus dan senjata rahasia merengkuh kembali trofi yang sudah lama sangat dirindukan.
@Destangreys, 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar